Korban tewas awan panas Sinabung jadi 16 orang

By on Februari 7, 2014 - Artikel ini telah dilihat : 307 kali.

KABARSIANTAR.COM — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memastikan, korban erupsi Gunung Sinabung bertambah satu orang, menjadi 16 orang.

Korban yang sebelumnya dirawat karena mengalami luka bakar di RS Efarina Ethaham atas nama Doni Sembiring (70), pagi tadi meninggal dunia.

“Menurut keterangan dari Dirut RS Efarina Etaham, korban luka bakar 45 persen disertai komplikasi penyakit sebelumnya, paru-paru, gula, dan ginjalnya sudah rusak. Sehingga daya tahannya menurun,” ujar Sutopo, kepada Sindonews, Rabu (5/2/2014).

Hingga kini, total korban tewas awan panas Sinabung telah berjumlah 16 orang. Sedangkan satu orang lainnya, dikabarkan masih dirawat atas nama Sehat Sembiring (48).

Sementara itu, Kepala BNPB Syamsul Maarif masih memimpin Satgasnas Penanganan Erupsi Gunung Sinabung dengan mengerahkan potensi nasional.

“Korban awan panas diduga masih ada di Desa Sukameriah, di radius 3 km. Sebanyak 200 personel Tim SAR Gabungan dikerahkan dalam proses evakuasi dengan berprinsip safety first,” terangnya.

Proses evakuasi, melibatkan ahli dari PVMBG yang merekomendasikan potensi ancaman awan panas di lokasi pencarian korban. Pencarian korban sempat dihentikan kemarin, karena terjadi dua kali erupsi yang mengakibatkan hujan abu.

“Kemarin terjadi erupsi empat kali. Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung saat ini masih tinggi dan status awas dengan radius lima km harus dikosongkan dari aktivitas penduduk,” ungkapnya.

Berikut data korban meninggal erupsi Gunung Sinabung:

1. Alexander Sembiring (17).
2. Daud Surbakti (17).
3. Diva Nusantara.
4. David Brahmana (17).
5. Mahal Surbakti (25).
6. Rizal Saputra (23).
7. Teken Sembiring (47).
8. Santun Siregar (22).
9. Fitriani Boru Napitupulu (19).
10. Asran Lubis (21).
11. Marudut Brisnu (25).
12. Daniel Siagian.
13. Tomas Lakae (27).
14. Zulfian Dimuri (21).
15. Surya Sembiring (24).
16. Doni Sembiring (70).

Sumber : sindonews.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *