Provinsi Dengan Pernikahan Dini Terbesar

By on Maret 3, 2013 - Artikel ini telah dilihat : 317 kali.

KABARSIANTAR.COM — Kalimantan Selatan menjadi provinsi dengan angka pernikahan dini tertinggi di Indonesia. “Usia pernikahan di sini lebih muda dibandingkan provinsi-provinsi lainnya,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sudibyo Alimoeso, kemarin.

Padahal, menurut dia, duta asal Kalimantan Selatan menjadi pemenang dalam kompetisi mengenai Keluarga Berencana di seluruh Indonesia. “Yang laki-laki juara pertama, dan yang perempuan juara harapan I,” ucap Sudibyo. Duta tersebut merupakan mahasiswa yang ditunjuk oleh provinsi.

Hal itu bertentangan pada kondisi remaja yang menikah dini di wilayah Kalimantan Selatan. “Banyak kendala seperti faktor ekonomi dan permintaan dari orangtua. Anak tidak seharusnya dijadikan aset untuk perbaikan ekonomi,” katanya.

Sudibyo mengimbau, terutama bagi perempuan agar memilih untuk menyelesaikan pendidikannya terlebih dahulu, baru menikah. Hal itu juga dikaitkan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak yang menyebutkan anak adalah seseorang yang berusia di bawah 18 tahun. “Jadi jangan keburu menikah dulu”.

Dia juga prihatin dengan kondisi pernikahan dini yang terjadi karena kecelakaan atau kehamilan yang tidak dikehendaki. “Berdasarkan sensus, kasus di pedesaan jumlahnya dua kali lipat dari di kota,” ucap Sudibyo.

Adapun Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan Sunarto mengatakan, jumlah perkawinan dini di Kalimantan Selatan jumlahnya 18 persen dari total jumlah remaja usia 14-16 tahun. “Salah satunya di daerah Hulu Sungai Utara,” ujarnya. Berdasarkan data BKKBN, jumlah keluarga remaja di Kalimantan Selatan adalah 2.483 orang.

Dia menyebutkan, wilayah dengan tingkat pernikahan dini tertinggi ke dua adalah Provinsi Jawa Barat. “Alasannya karena banyak perempuan putus sekolah karena tidak punya biaya,” ucap Sunarto.

Sumber : TEMPO.CO

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *