Harga Jagung Meningkat

By on Februari 4, 2013 - Artikel ini telah dilihat : 321 kali.

KABARSIANTAR.COM — Harga jagung di tingkat petani naik lagi sekitar Rp100 per kilogram atau menjadi Rp2.900–Rp3.000 per kg akibat pasokan impor semakin ketat pasca kegagalan panen di Amerika Serikat.

“Petani jagung dewasa ini lagi gembira-gembiranya karena harga jagung terus naik hingga Rp2.900-Rp3.000/kg dari harga sebelumnya di bawah Rp2.000/kg,” kata Ketua Himpunan Petani Jagung Indonesia (Hipajagin) Jemat Sebayang di Medan. Kenaikan harga jagung, terjadi sejak Desember 2012 dan masih terus naik hingga awal Februari ini.

Kegagalan panen jagung di Amerika Serikat (AS) akibat cuaca membuat pasokan impor sangat ketat dan itu memacu naiknya harga lokal. “Jarang sekali terjadi seperti ini. Biasanya di saat masa panen, petani menderita karena harga anjlok,”katanya.

Ada prakiraan, harga jagung akan naik lagi dan itu sangat diharapkan mengingat panen masih berlangsung hingga Maret 2013. Prakiraan harga naik lagi mengacu pada produksi lokal yang juga tidak terlalu banyak meski sedang memasuki masa panen.

Penurunan produksi itu sendiri karena petani semakin kurang berminat bertanam jagung menyusul terus terjadinya fluktuasi harga dan bahkan tren melemah pada masa panen.

Kepala Subbagian Program Dinas Pertanian Sumut, Lusyantini, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut berupaya mendorong agar petani kembali bersemangat bertanam jagung.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *